[Students Journalizm] Mengetahui Capres-Cawapres RI Pada Pilpres 2014

Pilpres tinggal menghitung hari, apakah rekan rekan sudah mengenal dari masing masing pasangan capres-cawapres? Apakah rekan rekan sudah mengetahui visi misi dari masing masing pasangan capres-cawapres? Atau apakah rekan rekan sudah menentukan sikap politiknya untuk 9 juli nanti?

Kali ini mencoba untuk mengupas sedikit tentang pasangan capres-cawapres baik dari visi misi,   hasil tiga debat lalu, serta keunggulan maupun kelemahan secara personal dari masing masing pasangan.

1. Visi Misi

Dimulai dari visi misi pasangan nomor satu, Prabowo-Hatta mempunyai visi Membangun Indonesia yang bersatu, berdaulat, adil dan makmur serta bermartabat. Serta secara ringkas misinya adalah

  • Mewujudkan Indonesia yang berdaulat, aman dan damai, bermartabat, demokratis, berperan aktif dalam perdamaian dunia, serta konsisten melaksanakan Pancasila dan UUD 45.
  • Mewujudkan Indonesia yang adil, makmur, berkerakyatan, dan percaya diri menghadapi globalisasi.
  • Mewujudkan Indonesia yang berkeadilan sosial, dengan sumber daya manusia yang berakhlak berbudaya luhur; berkualitas tinggi : sehat, cerdas, kreatif dan trampil.  Untuk visi misi dan program kerja lebih lengkapnya bisa di download di website resmi KPU.

Dari pasangan nomor urut satu ini bisa kita lihat visi misi dan program kerjanya lebih berfokus kepada perekonomian yang berlandaskan kerakyatan dengan memprioritaskan pembangunan di sector sector usaha kecil menengah dan sangat berfokus ke bidang pertanian dan ketahanan pangan.

Dari pasangan nomor urut dua, Jokowi-JK mempunyai visi Terwujudnya Indonesia yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian berlandaskan gotong royong. Serta secara ringkas misi-misinya adalah

  • Mewujudkan masyarakat maju, berkeseimbangan dan demokratis berlandaskan Negara hukum.
  • Mewujudkan kualitas hidup manusia Indonesia yang tinggi, maju dan sejahtera.
  • Mewujudkan masyarakat yang berkepribadian dalam kebudayaan. Untuk visi misi dan program kerja lebih lengkapnya bisa di download di website resmi KPU.

2. Keunggulan dan Kelemahan Capres-Cawapres

Keunggulan personal dari capres nomer urut 1

  • Dipandang sebagai pribadi yang tegas dan berani
  • Bersih dari KKN
  • Komunikasi politik lebih terampil
  • Pandai berorasi
  • Mempunyai segudang prestasi dalam karir militernya

Kelemahan personal dari capres nomer urut 1

  • Sering dikaitkan dengan kasus penculikan 1998
  • Belum mempunyai pengalaman dalam pemerintahan
  • Gaya kepemimpinan yang dianggap sebagian orang memiliki sifat yang keras
  • Pernah diberhentikan secara hormat dari militer

Keunggulan personal dari capres nomer urut 2

  • Disukai media massa (media darling)
  • Pengalaman di Pemerintahan walaupun hanya tingkat daerah
  • Dinilai merakyat karena gemar blusukan
  • Usia masih muda
  • Pembawaan emosi stabil

Kelemehan personal dari capres nomer urut 2

  • Dianggap tidak menyelesaikan tugas sebagai Walikota Solo dan Gubernur DKI, sehingga dianggap haus kekuasaan.
  • Dianggap Kurang pengalaman di level nasional dan internasional
  • Dikaitkan kasus korupsi busway
  • Dicitrakan kurang tegas

Keunggulan dan kelemahan cawapres secara personal

Sedangkan dari sisi masing-masing cawapres, antara Hatta Rajasa dan Jusuf Kalla, masyarakat sudah sangat familiar dengan keduaa cawapres ini, keduanya sudah malang melintang sebagai tokoh nasional yang ada pemerintahan SBY. Keduanya memiliki kelebihan pengalaman dalam menjalankan roda pemerintahan, namun dibalik itu keduanya memiliki kelemahan karena belum menunjukkan hasil yang maksimal. Hatta Rajasa yang merupakan seorang teknokrat memiliki kelebihan mampu membaca peluang, dengan kalkulasi yang tepat. Begitu juga dengan Jusuf Kalla, yang berasal dari kalangan pengusaha juga memiliki keunggulan dalam kalkulasi untung rugi, serta biasa mengambil keputusan secara cepat, akan sangat berguna bagi pemerintah.

3. Ringkasan Debat Capres-Cawapres 1-3  

Debat pertama

Pada debat pertama kemarin yang bertema “Pembangunan Demokrasi, Pemerintahan Bersih, dan Kepastian Hukum” pasangan nomor urut 1 memaparkan perlu adanya pendidikan dan budaya politik yang baik bagi seluruh rakyat Indonesia sebagai syarat mutlak agar tercipta Indonesia yang adil, makmur, dan sejahtera. Untuk kepastian hukum hal tersebut adalah jaminan dari negara untuk memberikan rasa aman kepada rakyatnya. Pasangan nomor urut 2 memaparkan Demokrasi adalah mendengar suara rakyat dan melaksanakannya, Mengenai kepastian hukum, mereka menyatakan bahwa pelaksanaan hukum harus dilakukan dengan benar sesuai dengan aturan yang ada.

Debat Kedua

Lalu debat kedua yang bertemakan “Pembangunan Ekonomi dan Kesejahteraan” Prabowo memaparkan Ekonomi Kerakyatan sesuai pasal 33 1995 — perekonomian yang berasasakan kekeluargaan, dan dikuasai oleh pemerintah, penguatan dan pemberdayaan kerakyatan. Menjamin kondisi dan keselamatan dan perlindungan terhadap golongan tertinggal yang tidak bisa menghadapi persaingan abad 21. Mengenai kesejahteraan penduduk dan laju penduduk yang terus meningkat, prabowo mengatakan pertumbuhan Indonesia sekitar 5 juta per tahun. Kita harus tambah gaji dokter, gaji bidan. Kita tidak bisa main-main dengan tantangan kita. Tutup kebocoran, amankan kekayaan negara, uang tunai akan diinvestasikan ke kesehatan dan pendidikan. Capres nomor 2 memaparkan Untuk memberantas kemiskinan memang harus kita berani memberikan program khusus. Bukan hanya anggaran, akan tetapi sistem yang harus dibangun. Kartu sehat untuk membantu rakyat. Pembangunan pasar tradisional, pembangunan ruang-ruang PKL, pasar tradisional harus diurus dengan manajemen yang baik. Mengenai laju penduduk yang terus meningkat jokowi menjelaskan BKKBN kita harus kembali dihidupkan. Kampanye kita tentang kelahiran telah menurun sehingga pertumbuhan penduduk tidak terkendali.

Debat Ketiga

Pada debat ketiga dengan tema “Politik Internasional dan Ketahanan Nasional”. Prabowo memaparkan tugas utama sebuah pemerintahan adalah melindungi segenap tumpah darah, tugas pemerintah adalah menjaga kepentingan nasional kita. Jika kepentingan kita berbenturan dengan negara lain, tentu kita harus mempertahankan kepentingan kita, tidak satu jengkal pun akan kita lepas ke negara lain. Mengenai masalah TKI Prabowo menjelaskan yang kerja ke luar negeri, mereka berangkat karena terpaksa, karena tidak ada lapangan pekerjaan di Indonesia. sehingga mereka harus berangkat. ntinya karena kemiskinan yang mendalam di daerah-daerah di Indonesia. Sedangkan capres nomor urut dua memaparkan kita harus kedepankan diplomasi pemerintah dengan pemerintah. Tapal batas laut dan di darat bisa kita selesaikan, apabila masalah ini tidak bisa selesaikan, kita bisa selesaikan “tanpa perang”, Kalau mentok-mentoknya, kita bawa ke Mahkamah Internasional. Sedangkan untuk masalah tki jokowi menjelaskan persoalan yang harus kita selesaikan adalah masalah sebelum penempatan, kita harus buat seleksi yang baik, jangan sampai ada pengiriman tanpa ada seleksi dan pelatihan.

Semoga paparan di atas bisa lebih mengenalkan pasangan capres-cawapres yang akan kita pilih pada 9 juli mendatang. Pilihlah dengan cerdas, sisihkan waktu yang hanya 5 menit untuk menentukan nasib bangsa kita tercinta selama 5 tahun kedepan  (via : Students citizen journalizm)

Oleh : M. Dikky Prabhawa

Keyword(s) :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *