Siapa Sih yang Gak Pengen Punya Smart Backpack?

Bandung, Students Tel-U-Sebelumnya, Google dan Levi’s berkolaborasi membuat sebuah jaket pintar yang diberi nama Levi’s Commuter Trucker. Sekarang, muncul lagi sebuah teknologi baru yang tengah diusung oleh sebuah perusahaan yang tengah merintis proyek tas punggung (backpack) pintar yang dilengkapi fitur-fitur canggih. Seperti GPS, koneksi USB, Wi-Fi, serta powerbank.

iBackpack, begitu produk tas ransel ini diberi nama. Tapi, tunggu dulu. Produk ini tengah melakukan kampanye penggalangan dana di sebuah situs Indiegogo. Sebelum bergabung dengan IndieGogo, iBackpack menggalang dana sendiri melalui halaman Facebook resminya yang tengah mencapai dua ratus ribu lebih lebih pendukung. Menurut CEO iBackpack, Doug Monahan, percaya bahwa tas punggung pintar buatannya itu bisa merevolusi penggunanya, baik mahasiswa atau profesional bisnis agar tetap terhubung dan dapat menggunakan internet setiap saat dan dimanapun berada.

Apa sih hebatnya tas punggung ini? Mengapa bisa sampai disebut tas punggung revolusioner dan tetap terhubung dengan internet?

Tas punggung ini memiliki lebar 14 inchi dan tinggi 19 inchi dengan menyematkan beberapa fitur-fitur teknologi. Diantaranya adalah baterai Lithium 40.000 mAh, yang diklaim dapat mengisi ulang empat perangkat iPad dan empat konektor USB yang bisa dipakai untuk mengisi ulang gadget. Selain itu, didukung oleh Wi-Fi hotspot 4G pribadi, bluetooth audio, serta sistem GPS dan proximity locator yang memastikan pengguna dapat mengetahui dimana lokasi tas punggungnya berada.

iBackpack juga memiliki fitur anti-maling, yang mana jika tas ini hilang atau dicuri, tentu mereka bisa menekan tombol yang bisa membunyikan sirene serta mengaktifkan GPS. Jadi, pemilik bisa melacaknya di aplikasi smartphone mereka.

Berapa sih kocek yang harus kita keluarkan untuk sebuah backpack ini?

Untuk versi Power Backpack, konsumen harus menebusnya dengan harga 149 USD atau kisaran Rp2.022.405,95. Fitur yang didapat adalah dua baterai Lithium 6.000 mAh, empat konektor USB 3.0 anti air, bluetooth audio, aplikasi iPhone/Android controller, dan sistem anti-maling.

Versi Wi-Fi dibanderol dengan harga yang sedikit lebih mahal yakni 199 USD atau kisaran Rp2.701.310,75. Spesifikasi yang didapat sama dengan versi Power Backpack. Namun, ada tambahan koneksi GPS dan Wi-Fi 3G/4G serta dua baterai Lithium ion yang lebih besar, yaitu dua buah dengan kapasitas 8.000 mAh.

Sedangkan untuk versi Sales Professional harganya lebih mahal lagi, yakni 249 USD atau sekitar Rp3.380.303,61. Spesifikasi yang didapat sama seperti model Wi-Fi. Namun, ada tambahan langganan kontak 5.000 B2B tiap bulannya serta layanan bordir logo perusahaan di tas.

Jadi, bagaimana nih para penggila brand smart technology? Sudah ada smartphone, smartwatch, smarthome, smartjacket, dan sekarang smartbackpack. Jadi, tunggu apa lagi untuk beralih ke generasi pintar yang lebih baik dan lebih praktis lagi tentunya. (DML)

Sumber : Kompasiana

Keyword(s) : , , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *