Serigala dan Harimau yang Menginspirasi

Serigala dan Harimau. Kelihatannya cuma binatang buas pemakan daging. Bahkan Serigala dan Harimau cenderung ditakuti karena memiliki image menyeramkan.

Tapi di sebuah negara antah berantah (namanya memang “antah berantah”) Serigala dan Harimau tak lagi ditakuti. Mereka justru dijadikan impian. Lebih hebat lagi serigala dan harimau adalah gambaran makluk sukses di masa depan.

Mungkin pembaca sekalian sudah bisa menebak apa yang saya maksud tentang Serigala dan Harimau. Sebagian dari anda akan menebak bahwa saya sedang menyindir salah satu tayangan televisi.

Niat saya bukanlah untuk menyindir. Ada latar belakang yang lebih kuat. Ini berawal dari sebuah kisah teman saya yang menjadi Guru SD. Begini ceritanya…

*di suatu mata pelajaran, seorang guru bertanya pada murid-muridnya

Guru : Selamat pagi anak-anak. Hari ini ibu mau tanya sama kalian. Tolong dijawab yaa..

Murid murid : #Ngangguk-ngangguk

Guru : Coba sebutkan apa cita-cita kalian?

Murid murid : #Suasana Hening.

Guru : Ayoo masa diem sih. Ayo siapa yang berani bilang cita-citanya nanti dikasih coklat.

Salah satu murid : Bu Guru saya ingin jadi Serigala.
Murid yang lain : Bu saya ingin jadi Harimau.

Guru : Loh kok cita-citanya Serigala dan Harimau. Gak ada yang mau jadi Polisi atau Presiden?

Murid murid : Serigala dan Harimau kan keren bu. Bisa berubah ubah jadi manusia juga buu. Kan di TV ceritanya gitu.

Mendengar anak-anak murid menjawab seperti itu. Bu guru terdiam lesu.

Kisah ini nyata. Inilah realitas yang harus diterima oleh negeri antah berantah. Anak-anak yang miskin cita-cita.

Anak-anak adalah manusia dengan tingkat kepolosan tinggi. Sosok yang mereka lihat keren, akan dijadikannya cita cita.

Contohnya…

Di negeri matahari terbit, anak-anak banyak bercita-cita menjadi ilmuwan dan ksatria karena setiap akhir pekan, anak-anak disuguhi dengan kisah-kisah patriotik dan inspiratif lewat kartun kartun Samurai, ninja, atau kartun robot kucing.

Anak-anak di negeri antah berantah tidak memiliki film kartun atau sosok fiksi yang diciptakan sebagai pahlawan. Melihat betapa hebatnya serigala dan harimau di televisi membuat mereka berasumsi bahwa “inilah pahlawanku. Aku ingin seperti mereka”.

Masa depan negeri antah berantah pun terancam. Negeri antah berantah terancam tidak bisa menjadi negara maju seperti matahari terbit.

Anak-anak negeri matahari terbit yang di masa lalu mengidolakan robot kucing telah mampu membuat teknologi robot di masa kini.

Lalu, kalau di masa kini mengidolakan serigala dan harimau, mau jadi apa anak anak negeri antah berantah di masa depan?

Entahlah….

Penulis : Bimantoro Kushari, Presiden BEM FEB Tel-U 2014

sumber

Keyword(s) :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *