Sekilas tentang Pulau Borneo (Kalimantan)

Bandung, Students Tel-U – Sebenarnya ada apa aja sih di kalimantan tuh? pasti di dalam pikiran kalian pertama kali adalah “Hutan”, memang benar Pulau Kalimantan masih diselimuti beraneka ragaman pohon dan hutan dan Kalimantan menjadi¬† salah satu paru-paru dunia karena luas hutannya, yaitu sekitar 40, 8 juta hektar. Wilayah Kalimantan Indonesia merupakan salah satu dari enam koridor ekonomi yang dicanangkan pemerintah Republik Indonesia dimana Kalimantan ditetapkan sebagai pusat produksi dan pengolahan hasil tambang dan lumbung energi nasional di Indonesia. Tidak hanya kekayaan alamnya saja tetapi Kalimantan juga mempunyai banyak tempat wisata, etnis dan budaya yang mungkin belum kalian sadari keberadaannya.

Budaya

Selama ini yang dikenal oleh masyarakat luas hanyalah Suku Dayak padahal ada 4 budaya lainnya yang menjadi dasar masyarakat asli rumpun austronesia di Kalimantan atau Etnis Orang Kalimantan yaitu Melayu, Banjar, Kutai dan Paser. Ada yang unik dari Suku dayak khususnya dayak Kenyah, Bahau dan Kayan mereka memiliki tradisi memanjangkan daun telinga dengan cara memperberat tindikan dari tahun ke tahun. Proses penindikan daun telinga ini di mulai dari sejak umur satu tahun, kemudian setiap tahunnya anting atau subang perak, anting yang dipakai pun berbeda-beda untuk memperlihatkan perbedaan status sosial dan jenis kelamin.

salah satu wanita dari suku dayak yang memanjangkan telinganya (Doc. acrossindonesia.com)

Tidak hanya Sukunya saja, Orang Dayak pun mempunyai keunikan lainnya yaitu acara tahunan yang bernama Erau yang biasanya diselenggarakan di Tenggarong, Kutai Kartanegara, Upacara Erau dilaksanakan 2 tahun sekali dalam rangka peringatan ulang tahun kota Tenggarong yang berdiri sejak 29 september 1782. dan lamanya prosesinya ritual Erau sekitar seminggu dalam lama waktu ritual tersebut terdapat Beluluh Sultan, Menjamu Benua, Mengulur Naga, Merangin dan paska penutupan  Merebahkan Ayu yang paling menghebohkan adalah pada saat Ritual Belimbur, Ritual Belimbur dimulai ketika Sultan telah memercikkan Air Tuli di pelabuhan pada akhir ritual Rangga Titi. Sesaat setelah dipercikkannya air kepada hadirin, maka di tempat acara, sepanjang jalan, dari kota hingga desa, masyarakat melakukan ritual Belimbur (siram-siraman) dengan menggunakan air sebagai sumber kehidupan. Kecuali orang tua atau ibu/bapak yang membawa anak kecil, semua masyarakat diperbolehkan untuk disiram.

Salah satu pengendara motor yang sedang melintasi jalanan pada saat prosesi Ritual Erau berlangsung (Doc. kutaikartanegara.com)em

Tempat Wisata

Berikut adalah tempat wisata yang paling most wanted di kalimantan

1. Kepualau Derawan, Kalimantan Timur

Kepulauan derawan merupakan surga diving kedua setelah raja ampat yang menjadi pembicaraan orang-orang pada tahun 2011 karena kejernihan airnya. Kepulauan ini terkenal dengan keindahan alam bawah lautnya. Jadi, jangan lupa untuk menyelam dan memotret keindahan di bawah laut disana, karena Anda akan disuguhkan dengan aneka terumbu karang dan ikan-ikan cantik.

Keindahan bawah laut di kepulauan derwan (doc. uniqpost.com)

2. Pasar terapung, Banjarmasin, Kalimantan Selatan

Jika anda berkunjung ke Kalimantan Selatan rasanya kurang kalau tidak datang ke Pasar Apung di Sungai Kuin. Pasar yang menjadi ciri khas kalimantan selatan ini tidak jauh dari pusat kota Banjarmasin Sesampainya di tepian sungai, jukung akan menjemput Anda untuk mengelilingi sungai. Ada dua paket yang ditawarkan, yaitu paket berkeliling sungai dan paket keliling sekaligus mengunjungi Pulau Kembang. Waktu terbaik saat mengunjungi Pasar apung ini ialah pada saat shubuh, saat pasar masih dipenuhi dengan perahu-perahu yang menjajakan barang. Mulai dari bahan makanan hingga perlengkapan dapur, bahkan sekolah ada di pasar ini. Jangan lupa untuk mencicipi sarapan khas Banjarmasin, soto Banjar. Rasakan sensasi seru menikmati soto di atas perahu yang bergoyang

Pasar apung ketika senja (doc. kotawisataindonesia.com)

3. Danau Sentarum, Kapuas Hulu, Kalimantan Barat

Danau Sentarum merupakan danau musiman dan menjadi salah satu bagian dari Taman Nasional Danau Sentarum. Jika musim hujan tiba, Danau Sentarum akan tergenang air sedalam 6 hingga 14 meter. Air ini juga termasuk dari luapan Sungai Kapuas yang merupakan sungai terpanjang di Indonesia (1.143 km) dan aliran dari bukit sekitarnya. Ada pemandangan langka yang bisa Anda saksikan saat berkunjung ke danau ini, yaitu panen madu lebah hutan. Taman Nasional Danau Sentarum adalah salah satu surga bagi para birdwatcher. Di sini, Anda bisa melihat burung rangkong atau yang menjadi ikon masyarakat Dayak. Jika beruntung, Anda juga bisa melihat bekakak terbang rendah melewati speed boat. Burung mungil bersayap biru dan badannya yang kuning keemasan itu terbang dengan cantiknya.

Pemandangan Danau Sentarum ketika airnya meluap

Bagaimana? kagum bukan dengan keindahan ragam etnis budaya serta wisata di Kalimantan? masih mau bilang Kalimantan cuma “Hutan” doang? Bagi yang sudah merencanakan ingin backpacker ke Pulau Kalimantan datanglah ketempat-tempat yang budayanya masih kental disana kalian akan mendapatkan pengalaman yang menakjubkan. See You There (ra)

Keyword(s) :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *