Sesi foto bersama jajaran Telkom University, Tim Brainstat dan kepala sekolah dari asal SMA anggota tim. (foto oleh: Muhamad Erfan A.)

Sarasehan Telkom University dan Kepala Sekolah Tim Branistat

Bandung, Students Tel-U – Masih belum lekang dari ingatan ketika Tim Brainstat dari Telkom University sukses menjuarai UMC 2015 di Barcelona beberapa minggu lalu dan mampu bersaing dengan universitas kelas dunia. Untuk itu, sebagai wujud kebanggaan institusi terhadap prestasi dan semangat juang mereka, Telkom University mengajak kepala sekolah dari masing-masing anggota  Brainstat untuk menghadiri Sarasehan Telkom University dan Brainstat. Berlokasi di Sari Sunda pada 27 Maret lalu, yang dihadiri Rektor Telkom University, Prof. Ir. Mochamad Ashari, M.Eng., Ph.D, juga Warek III, AMA. Suyanto, Ir., MBA, DBA, dan Direktur Admisi International Office, Rinna Fridiana, S.E., MM, serta staff Marketing Tel-U.

Tim Brainstat mendapat jamuan makan siang oleh Telkom University, juga kepala sekolah dari masing-masing asal SMA tim Braintat. (foto oleh : Muhamad Erfan A)

Dalam momen berbagi kisah saat makan bersama tersebut tak terasa lengkap sebab belum hadirnya kepala sekolah dari tim Brainstat yang berasal dari Praya, Nusa Tenggara Barat. Meski demikian, sarasehan tetap berjalan baik.

Kejutan pun sengaja direncanakan oleh tim untuk salah seorang anggota Brainstat yang pada hari itu berulang menginjak umur 19 tahun, Masyithah Nur Aulia. Masyithah yang nampak gugup dengan jebakan dibuat tidak sadar jika dirinya akan diberi kejutan oleh sang pembina, Dody Qori Utama, dkk. Usia muda dan sudah mengukir karya hingga level Internasional memang patut ditiru oleh kebanyakan mahasiswa Telkom University agar mampu bersaing ditingkat global.

Sesi foto bersama jajaran Telkom University, Tim Brainstat dan kepala sekolah dari asal SMA anggota tim. (foto oleh : Muhamad Erfan A.)

Selain itu, Tel-U juga turut mengundang Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Baleendah, Neneng Jubaedah. Ia pun mengutarakan rasa bangga terhadap Telkom University, “Saya bangga dengan STT Telkom (baca : Telkom University) karena terus bergerak maju pembagunannya, sesuai dengan prestasinya juga”. Selaku kepala sekolah, beliau pun turut mengajak siswa-siswinya untuk terus belajar dan meniru kesuksesan mahasiswa Telkom University, terlebih lokasinya yang tidak berjauhan. “Saya merasa senang, beberapa siswa SMA kami sudah ada yang diterima di Tel-U sebelum mereka lulus. Kebanyakan mengincar jurusan Informatika, Manajeman, dan Industri. Anak-anak saya tidak mengincar PTN, langsung saja mendaftar di di sini dan Alhamdulillah diterima”, tutupnya.

Selaku Direktur Admisi & Internasional Office, Rinna juga berpesan bahwa acara ini murni bentuk penghargaan terhadap mereka yang telah sukses mengukir prestasi, terutama dari tempat asal datangnya mahasiswa dan mahasiswi berprestasi ini. “Kita ingin menghargai asal mereka juga, sehingga dapat terjalin hubungan baik antara alumni, institusi pendidikan tinggi dan menengah yang selama ini menyuplai SDM atau pendaftar ke Telkom University. Terbukti hubungan baik ini tidak sia-sia ketika mereka menitipkan siswanya ke Te-U, kita pun terus membimbing hingga akhirnya seperti sekarang ini. Sekolah pun kita beri kebanggaan, bukan hanya kita yang bangga”, tutur Rinna Fridiana dengan senyum bangganya.

Kepala sekolah yang hadir diantaranya berasal dari SMA N 1 Maos Pati, SMA Nurul Fikri Lembang,   SMA N 8 Yogyakarta, SMA N 1 Bogor, dan SMA N 1 Praya NTB. Namun SMA N 1 Bogor dan SMA N 1 Praya belum berkesempatan hadir dalam sarahsehan tersebut. Kelima kepala sekolah tersebut juga diundang dalam acara wisuda Telkom University pada esok harinya.

(ERF)

Keyword(s) :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *