Munculnya Kluster Baru COVID-19 di Tengah Kerumunan Massa

Bandung, Students Tel-U – Ribuan massa berkumpul di dalam bandara Soekarno Hatta, Tanggerang, Banten, Selasa (10/11/2020) menunggu kepulangan sang Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) yaitu Habib Rizieq Shihab. Masa dengan penuh suka cita menyambut kedatangan imam besarnya yang membuat situasi tidak terkendali, pasalnya semua jamaah berusaha mendekati sang imam. Sejumlah barang tampak rusak, seperti kursi di ruang tunggu, papan perbaikan, dan beberapa pot tanaman. Hal ini diketahui begitu massa pendukung meninggalkan lokasi tersebut.

Sesampainya di Jalan KS Tubun kawasan Pertamburan pada Selasa (10/11/2020), Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab menyampaikan maksud kepulangannya ke Indonesia. Rizieq mengatakan maksud kepulangannya bertujuan untuk berkumpul kembali dengan umat islam dan berjuang bersama. Ia pun menyerukan untuk melakukan revolusi akhlak. Kemudian setelah acara tersebut selesai dilanjutkan dengan acara pernikahan putrinya Syafirah Najwa Shihab pada Sabtu malam (14/11/2020).

Ribuan orang berkumpul di Jalan KS Tubun, Jakarta Barat, Sabtu malam 14 November 2020 lalu. Mereka yang datang dari berbagai daerah di Jakarta itu bergabung dan menyemut untuk menghadiri acara Maulid Nabi Muhammad dan pernikahan Syarifah Najwa Shihab, putri dari pimpinan FPI, Muhammad Rizieq Shihab. Usai pernikahan Najwa dengan Irfan Al Idrus rampung, massa kemudian mengikuti rangkaian Maulid Nabi. Lantunan salawat demi salawat yang dipandu tokoh agama pun diikuti para jemaah dengan khusyuk. Hingga Minggu dinihari, sekitar pukul 02.00 WIB, massa pun perlahan mulai membubarkan diri usai mendengarkan ceramah dari Rizieq Shihab.

Namun, begitu usai jemaah bubar, muncul kekhawatiran tersendiri yang menghantui masyarakat. Yaitu adanya potensi penularan COVID-19 yang saat ini sedang ganas-ganasnya menyerang Bumi Pertiwi. Bahkan tak hanya di Petamburan, kerumunan saat di Bandara Soekarno-Hatta juga disebut bisa menimbulkan penyebaran virus membahayakan tersebut.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Doni Monardo mengungkapkan pemerintah telah melakukan swab kepada 15 orang yang ikut dalam kerumunan acara Rizieq Shihab di wilayah Petamburan, Jakarta Pusat hingga Kamis 19 November 2020 sore. Hasilnya, 7 orang positif COVID-19. Pemerintah juga telah memeriksa 559 orang dengan swab antigen dari kerumunan di Megamendung. Sementara ini, data Jumat, ada 20 orang yang positif COVID-19.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Markas DPP Front Pembela Islam (FPI) di Jalan Paksi, Petamburan III, Jakarta Pusat, Sabtu 14 November 2020 malam terlihat ramai dipadati jemaah. Pantauan video pada YouTube Front TV, tampak ribuan jamaah Maulid Nabi memadati tenda yang telah disediakan. Mereka berdesakan meskipun satu sama lain mengenakan masker. Sesama jamaah tidak ada jaga jarak minimal satu meter sesuai protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Para jamaah juga tampak membawa sejumlah atribut keagamaan. Usai acara berlangsung, Dinkes DKI segera melakukan tracing di Petamburan, Jakarta Pusat. Kegiatan ini dilakukan untuk mendeteksi orang-orang yang berpotensi tinggi tertular virus COVID-19.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan bahwa Dinkes akan melakukan tracing di Pertamburan. Selain itu, beliau menginformasikan bahwa Lurah Petamburan berstatus reaktif COVID-19 saat dilakukan rapid test. Kemudian saat dilakukan pengecekan dengan PCR, terbukti bahwa dia dinyatakan terpapar virus ini setelah Rumah Sakit Polri Kramat Jati mengeluarkan hasil tes PCRnya pada Rabu, 18 November 2020. (frz)

 

Keyword(s) : , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *