Mengapa Palang Otomatis Gerbang Motor Tidak Terpakai?

Bandung, Students Tel-U – Telkom University memiliki beberapa akses untuk masuk ke lingkungan kampusnya. Ada gerbang yang khusus motor dan juga mobil. Akses motor adalah yang paling sering dilewati oleh warga. Namun, per tanggal 10 Juli 2018 Telkom University memasang palang otomatis di akses gerbang motor dan hanya bisa dibuka menggunakan Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) atau tanda pengenal lainnya yang berasal dari Telkom University.

Palang otomatis untuk pengendara motor di kawasan Telkom Universty (16/09). Gambar: Fahry Irsyam

Perlu diketahui bahwa semenjak kegiatan perkuliahan dimulai, palang otomatis hanya digunakan di awal minggu saja. Setelah itu palang otomatis terus dibuka tanpa perlu melakukan taping. Alur masuk ke Kawasan Telkom University melalui gerbang motor melalui sebelah kiri sedangkan untuk keluar ke sebelah kanan melewati jalur roda 4.

Menurut M.Hamdan selaku satpam yang berjaga di gerbang motor, mesin dari palang otomatis tersebut sering mengalami masalah dan harus dibuka secara manual oleh satpam dan hal itu membutuhkan waktu sehingga menimbulkan kemacetan. Lalu ada juga pengendara motor yang id card nya mengalami masalah/tidak terbaca.

Dengan di pasangnya palang otomatis menimbulkan kesulitan untuk pengendara yang tidak memiliki id card seperti tukang delivery, ojek/taksi online, warga, dan sebagainya. Untuk masuk, mereka harus dibukakan portal oleh satpam.

“Pernah gara-gara palang otomatis gak bisa kebuka jadi bikin macet sampai gapura Telkom,” ujar M.Hamdan.

Pihak satpam sudah sering melaporkan jika ada masalah pada palang otomatisnya. Hanya saja petugas yang bertanggung jawab akan mekanik palang otomatis tersebut tidak merespon begitu cepat yang terletak di Bandung Techno Park. (FIN)

Keyword(s) : ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *