Mediasi Ditolak, Apa Langkah BEM Selanjutnya?

Bandung, Students Tel-U – Pada Kamis (28/02) yang lalu, telah dilaksanakan mediasi antara BEM KEMA Tel-U dan perwakilan KEMA Tel-U dengan pihak rektorat kampus untuk membahas SK Rektor No. 493/AKD/UAA/2016. Hal ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari kajian yang diprakarsai oleh BEM KEMA Tel-U pada Jumat (17/02) yang lalu. (baca juga: Sosialisasi Perubahan Tarif Layanan Akademik dan KTM Mahal, Kenapa?)

Suasana Mediasi | Foto: BEM KEMA Tel-U

Suasana Mediasi | Foto: BEM KEMA Tel-U

Setelah dihubungi melalui akun official BEM KEMA TEL-U di Line, didapati keterangan bahwa tuntutan mahasiswa pada mediasi tersebut ditolak oleh pihak rektorat. “Karena ada pertimbangan dari kampus yang sifatnya absolut,” jelas admin akun tersebut. Sedangkan pertimbangan yang disebut absolut ini, detail, data-data lain terkait hasil mediasi dan langkah selanjutnya yang akan dilakukan sejauh ini masih menjadi misteri. “Kalau mau lengkapnya bentar bakal dijabarin saat kajian,” tutur admin akun tersebut.

1490332386164

Kajian lanjutan terkait SK Rektor No 493/AKD/UAA/2016 ini akan diadakan pada Jumat (24/03) di Seminar Student Center pukul 18.30 WIB. Dengan tema “Ada apa dengan SK Rektor No. 493?”, BEM akan membahas mulai dari perkembangan aturan SK Rektor No. 493, proses & hasil mediasi, hingga pernyataan sikap dari KEMA Tel-U terkait hal yang dianggap sudah cukup berlarut-larut ini.

Sebagai bahan untuk memperkaya data dan untuk menyamakan data dengan pihak kemahasiswaan mengenai SK Rektor No. 493/AKD/UAA/2016, BEM KEMA Tel-U juga meminta teman-teman mahasiswa untuk mengisi kuisioner ini. (arp)

Keyword(s) : , ,

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *