“Less is More”, Resolusi Gaya Hidup Minimalis bagi Mahasiswa

Bandung, Students Tel-U –  Tak terasa kemeriahan letupan kembang api telah menutup tahun 2019 dan berganti menjadi tahun baru 2020. Menurut pandangan orang pada umumnya, tahun baru merupakan awal yang baik untuk membuka lembaran baru dan menyongsong hari yang baru. Karenanya, setiap orang pastinya mempunyai berbagai resolusi di momen ini. Khususnya kita sebagai mahasiswa, pastinya juga mempunyai sebuah resolusi untuk dijalani selama setahun kedepan.

Sebagai seorang mahasiswa apalagi anak perantauan pastinya dituntut untuk bisa mengatur apapun secara mandiri, khususnya dalam mengatur keuangan. Kita dituntut untuk bisa mengatur uang bekal sedemikian rupa sehingga dapat memenuhi segala kebutuhan yang kita perlukan. Namun terkadang kita sering ceroboh saat menggunakan uang. Kita sering membeli barang berdasarkan keinginan, padahal barang tersebut tidak kita perlukan. Inilah yang dinamakan dengan gaya hidup konsumtif. Selain menguras bekal, di sisi lain mereka atau barang–barang yang kita beli ini nantinya juga bakal menjadi calon sampah penyebab polusi. Bagaimana? Merugikan sekali bukan gaya hidup konsumtif seperti ini?

Maka dari itu disini kita perlu menghindari gaya hidup konsumtif dan menggantinya dengan yang namanya gaya hidup minimalis. Gaya hidup minimalis ini sangat cocok untuk diterapkan di kehidupan kita, khususnya bagi para mahasiswa yang identik dengan uang bekal yang “pas-pasan”.

Lalu, seperti apa sih gaya hidup minimalis itu?

Gaya hidup minimalis adalah suatu pola hidup yang menekankan kesederhanaan. Gaya hidup ini berasal dari Negeri Sakura Jepang dan dipengaruhi oleh filosofi estetika Buddhisme Zen, yakni ajaran Buddha yang menekankan pentingnya kesederhanaan demi pikiran yang lebih tenang dan bahagia. Buddhisme Zen menentang gaya hidup konsumtif dengan cara  mengurangi barang-barang yang mereka miliki. Konsepnya disini adalah “Less is More”, yang kalau menurutku “sedikit tapi berguna”, “Less Product More Benefits”.

Source: https://oss.beautynesia.id/photo/temporary/5823a7b581df2e6efe98a2a839ffd01c.jpeg

Gaya hidup minimalis ini bisa menjadi salah satu resolusi tahun baru kita di 2020 ini, sebab manfaat yang didapatkan cukup banyak, diantaranya:

  1. Kita tidak perlu repot untuk membersihkan atau merawat barang-barang kita.

Ini cocok banget nih buat kita yang malas untuk merapikan barang. Karena barang kita sedikit, beres – beres pun akan lebih mudah dan cepat.

  1. Kita dapat menghemat atau menggunakan uang untuk hal lain yang lebih berguna.

Daripada membeli banyak barang yang tidak berguna, lebih baik kita gunakan uang tersebut untuk hal – hal lain yang lebih berguna, salah satunya adalah menabung.

  1. Tempat tinggal kita akan terasa lebih “lega”dan lapang.

Secara tidak langsung ini akan membuat perasaan kita lebih tenang dan bahagia.

Lalu, bagaimana cara memulai gaya hidup minimalis ini?

Kita dapat memulai menerapkan gaya hidup ini dengan 3 langkah mudah, yaitu:

  1. Ubahlah mindset atau pola pikir kita, kita harus berfikir membeli dengan prinsip “keperluan bukan kemauan”. Kita harus membedakan kedua hal tersebut agar tidak ceroboh saat berbelanja. Intinya adalah membeli barang seperlunya saja.
  2. Menyingkirkan tumpukan barang dan menghindari menyimpan barang duplikat.
  3. Membeli sedikit barang namun berkualitas dan rawat barang dengan baik agar dapat digunakan lebih lama.

Bagaimana? Cukup mudah bukan? Jadi, ayo mulai sekarang terapkan gaya hidup minimalis ini agar hidupmu lebih bahagia! (ps)

 

Sumber inspirasi:

https://www.idntimes.com/life/inspiration/sista-noor-elvina/bahagia-dengan-gaya-hidup-minimalis-ala-orang-jepang-c1c2/full

Keyword(s) : , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *