dok. Students News Portal Campus

Kisah Inspiatif Evi Novia Exchange di Belanda

NETHERLANDS, STUDENTS-Ada beberapa prosedur beasiswa dan pendaftaran yang berbeda-beda dari setiap universitas. Untuk program master (S2) biasanya mahasiswa mendaftar ke universitas yang dituju, kemudian melengkapi semua persyaratan yang diminta, setelah mendapatkan Letter of Acceptance (LoA) barulah mendaftar untuk mendapatkan beasiswanya.

Untuk student exchange misalnya, alurnya sedikit berbeda dibandingkan yang lainnya. Karena sudah adanya kerja sama bilateral antara Telkom University dan Saxion University of Applied Science. Surat rekomendasi dari dosen di Saxion juga harus sudah di dapatkan, jadi hal yang paling penting adalah melengkapi semua persyaratan yang diminta oleh Saxion. Berbekal nilai TOEFL 553 dan beasiswa yang didapatkannya di Telkom University, Novia Evi Fikriyah memberanikan diri mendaftar ke Saxion University of Applied Science untuk program pertukaran pelajar di Business Engineering atau sepadan dengan Industrial Engineering, selama satu semester. “ Karena nilai IELTS saya kurang, akhirnya saya mengandalkan TOEFL saya yang skornya 553 dan keterangan beasiswa dari kampus, ” ujar Evi.
dok. Redaksi Students News Portal

Beberapa persyaratan yang harus dipenuhi diantaranya :
1. Application form (sudah disediakan dari Saxion University of Applied Science (UAS)
2. Admission letter (terlampir). Ketik saja nama dan alamat sesuai instruksi
3. Scan of passport
4. Passport photo
5. Transkrip nilai berbahasa inggris (akan diurus di fakultas)
6. Sertifikat IELTS min6 atau TOEFL min 550

Untuk menyiapkan semua syarat ini harus dilakukan jauh-jauh hari paling tidak 2 bulan sebelum perkuliahan. Setelah pendaftaran ini akan banyak yang perlu dipersiapkan seperti visa, tempat tinggal, transport, uang saku, dll. “ Lamaranku ini dikirim tanggal 2 Juli dan mendapat respon dari Saxion tgl 18 Juli bahwa sudah di terima sebagai mahasiswa disana, ” tegas Evi.

Pre-departure Briefing Nuffic Nesso

Informasi akan adanya acara Pre Departure Briefing 2013 yang lalu, dilaksanakan di Erasmus Huis Jakarta oleh Nuffic Nesso. Sebuah informasi yang membuat Evi merasa bahagia, karena tidak hanya sekadar informasi belaka namun juga ada bimbingan berupa pengarahan awal tentang bagaimana mempersiapkan hidup di Belanda nantinya. Informasi juga kerap ditelusuri Ebi melalui Website Nuffic Neso, PPI (Persatuan Pelajaran Indonesia) Belanda, hingga bergabung ke grup di social media dan milist (mailing list). Ia juga menambahkan untuk tidak lupa bertanya kepada administrator penyelenggara dengan menyampaikan data diri dan motivasinya, “Jangan lupa kirim pesan pribadi ke admin dan ceritakan siapa dirimu sehingga bisa di approve. Informasi ini akan sangat bermanfaat. Hal ini aku rasakan ketika sudah gabung, paling tidak aku mengenal beberapa orang yang sudah tinggal disana.”
dok. Students News Portal Campus
Evi yang merupakan mahasiswi Teknik Industri Telkom University menutup perbincangan dengan ceritanya saat mendatangi acara tersebut. “Aku kemudian datang ke acara tersebut bersama temanku, Reza dan Pak Yudha dari International Office. Begitu sampai di Jakarta, diluar ekspektasiku, banyak sekali ternyata mahasiswa yang akan melanjutkan kuliah ke Belanda tahun ini. Ada kurang lebih 300 mahasiswa. Semua mahasiswa di sini berasal dari penerima berbagai beasiswa seperti Stuned, Tulip Orange, LPDP, Kominfo, maupun self finance alias biaya sendiri.”

Nantikan berbagai kisah inspiratif lainnya di News Portal Campus, Students Telkom University. (ERF)

Keyword(s) : , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *