Kesalahan Umum dalam Pembayaran BPP

Jakarta, Students Tel-U – Layaknya manusia biasa, mahasiswa kerapkali melakukan kesalahan dalam hidupnya. Soal bayar-membayar BPP pun tidak sedikit yang pernah melakukan kesalahan dan berujung pada keterlambatan registrasi dan cetak KSM. Mulai semester ganjil 2017/2018 ini, sebaiknya kamu mulai menghindari kesalahan-kesalahan yang berkaitan dengan proses her-registrasi. Ingat, sanksi berupa denda 50% dari BPP mulai diterapkan semester ini bagi kamu yang terlambat registrasi dan cetak KSM.

Kali ini, penulis akan memaparkan segelintir kesalahan-kesalahan dalam pembayaran BPP berdasarkan pengalaman penulis selama menjadi mahasiswa Telkom University.

  • Metode pembayaran yang salah

Penulis seringkali mendengar beberapa kawan berkata, “gak usah bayar lewat bank BNI, pakai mandiri saja” kepada kawannya yang merupakan mahasiswa FTE. “Bayarnya gak usah ikutin pengumuman BAA, transfer manual aja, ” dan masih banyak lagi.

Gambar : HJP

Dalam hal ini, penulis sangat menyarankan agar proses pembayaran dilakukan persis seperti yang diinstruksikan oleh pihak BAA. Jangan mentransfer BPP secara manual ke rekening Universitas Telkom/Telkom University karena hal ini akan memerlukan proses validasi manual yang cukup menyita waktu sehingga peluangmu untuk terlambat dalam menyelesaikan proses registrasi semakin besar. (baca : Kesalahan Registrasi via Teller Bank). Gunakanlah metode host-to-host (teller) atau aplikasi pembayaran pendidikan (ATM) yang telah disediakan oleh pihak bank yang bersangkutan. Dengan metode ini, validasi transaksi kamu akan berlangsung secara otomatis. Metode pembayaran BPP dapat diunduh di sini.

Ada yang berkomentar “ah kak, tapi temenku beneran bisa kok, dia blablabla.” Saran penulis? Do it on your own risk.

  • Menunda pembayaran

Penulis sempat beberapa kali menunda pembayaran hingga mendekati tenggat akhir waktu registrasi. Cukup banyak rintangan yang harus penulis alami karena hal ini. Pertama, antrian yang seolah tak ada akhirnya di teller bank. Saat penulis memutuskan untuk melakukan pembayaran via ATM, pembayaran tidak dapat dilakukan karena tiba-tiba sistem bermasalah. Hal yang sama pun terjadi di teller bank, sehingga penulis harus menunggu hingga pukul 16.00 WIB untuk melakukan pembayaran. Kejadian ini tak hanya berlangsung sekali, namun beberapa semester sebelumnya juga hal ini sempat terjadi. Pihak bank mengaku mereka tidak bias melakukan apa-apa selain menunggu. Bayangkan jika hal ini terjadi di hari terakhir tenggat waktu pembayaran BPP? Siap-siap untuk merogoh kocek lebih dalam lagi.

  • “It is finished when you do the payment”

The truth is, it is not. Segera cek status tagihan akademikmu di igracias setelah selesai membayar BPP. Jika status pembayaran masih kredit atau belum lunas, tunggu 1 x 24 jam. Jika setelah 1×24 jam tidak juga berubah, atau jika kamu was-was dan tidak suka menunggu, segera hubungi atau kunjungi Bagian Keuangan di Gedung P (Deli) lantai 3. Status pembayaran yang masih belum lunas/kredit akan menyebabkan kamu tidak dapat melakukan registrasi mata kuliah dan cetak ksm sehingga ancaman sanksi 50% dari BPP terasa kian nyata.

  • Bagi penerima beasiswa, segera konfirmasi pembayaranmu ke Bagian Keuangan

Penerima beasiswa biasanya hanya diwajibkan untuk membayar sisa tagihan yang telah dipotong oleh beasiswa, ataupun hanya membayar JPKM atau asuransi kesehatan sebesar Rp 150.000. Setelah proses pembayaran, segera cek apakah status pembayaran sudah lunas atau belum. Lalu, cek juga apakah kamu sudah bisa melakukan registrasi mata kuliah (jika waktunya registrasi mata kuliah). Jika tidak, segera hubungi Bagian Keuangan karena sepengalaman penulis, pada beberapa kasus penerima beasiswa memang harus kembali melapor dengan mengirimkan bukti bayar ke Bagian Keuangan. Jika merasa respon Bagian Keuangan cukup lama, segera kunjungi Bagian Keuangan di Ged. P (Deli) lantai 3.

  • Malas mengajukan validasi pembayaran BPP

Jika status pembayaranmu tidak kunjung lunas setelah melakukan pembayaran, segera adukan hal ini kepada Bagian Keuangan dan jangan ditunda. Bagi kalian yang masih berada di luar Bandung, bersabarlah jika Bagian Keuangan tak juga menjawab panggilan teleponmu karena kantor Bagian Keuangan sepemantauan penulis cukup sibuk terlebih saat memasuki waktu her-registrasi. Bagi yang berada di Bandung, langsung saja kunjungi Bag. Keuangan di hari dan jam kerja (pukul 08.00-15.30 WIB, istirahat pukul 12.00-13.00 WIB)

 

Demikian kesalahan-kesalahan umum yang dilakukan mahasiswa dalam pembayaran BPP. Jika kamu merasa kesulitan dalam proses pembayaran BPP, jangan ragu untuk bertanya pada kru Students Tel-U melalui Line (@studentstel-u), twitter (@StudentsTelU),  atau Facebook ya! (arp)

Keyword(s) : , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *