IPK Ketua Organisasi Harus Tinggi, Mengapa?

Bandung, Students Tel-U – IPK menjadi salah satu syarat menjadi ketua organisasi. Mengapa demikian?

Dizaman yang semakin kritis ini menjadi seorang mahasiswa yang hanya pasif  tanpa memperhitungkan dan menunjukan keaktifan dalam bersosialisasi dengan masyarakat kampus maupun luar juga dapat menyebabkan kurang diperhitungkan dalam dunia kerja nantinya. 

Dari namanya saja sudah mahasiswa, maha yang bisa diartikan besar. Dari situlah harus adanya perbedaan dan perpindahan dari masa siswa menjadi mahasiswa. mahasiswa dituntut untuk dapat aktif dan berperan serta dalam penghidupan, sehingga dapat mengamalkan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Dalam hal ini, kampus merupakan tempat ataupun lompatan awal mahasiswa untuk menunjukan kemampuan bersosialisasi dengan dunia luar nantinya. Melalui kegiatan organisasi yang juga sebagai wadah untuk menuangkan dan mengembangkan kemampuan mahasiswa itu sendiri.

Oleh karena itu beberapa bagian kemahasiswaan dari sebuag universitas membuat kebijakan bahwa menjadi ketua organisasi harus memiliki IPK minimal 2, 75. Mengapa demikian? Apa ini benar-benar diterapkan? Apakah hal ini membawa pengaruh?

Hal ini dikarenakan terkadang organisasi juga dapat menjadi salah satu faktor menurunnya akademik mahasiswa. Benarkah begitu? Pada kenyataannya beberapa mahasiswa memang cenderung mengutamakan organisasi daripada tujuan utama yaitu fokus pada pendidikan.  Hingga akhirnya mereka kesulitan untuk mengelola waktu dan fokus pada tujuan utama. Maka banyak pula pro dan kontra akan kebijakan tersebut.

Dari sudut pandang saya, kriteria seorang pemimpin dalam sebuah organisasi akan menjadi panutan untuk anggotanya, jika seorang ketua pada sebuah organiasi mampu menyeimbangkan antara kuliah dan organiasi tentu hal ini menunjukan bahwa seseorang tersebut dianggap dapat bertanggung jawab terhadap dirinya sendiri dan terhadap lingkungan sekitar, dari hal tersebut tentunya akan memotifasi anggotanya untuk dapat mencontoh hal tersebut. Jadi menurut saya kebijakan seperti ini harusnya dipertahankan dan alangkah baiknya untuk disosialiasikan dengan baik agar tidak terjadi kesalah pahaman. Karena tujuan utama dari sebuah lingkup pendidikan adalah memberikan ilmu, dan ini juga merupakan tanggung jawab universitas kepada orang tua anak didik.

Tapi disisi lain organisasi juga penting untuk mengembangkan kemampuan sosialiasi dan sebagai pembelajaran dan pengalaman untuk dapat dengan mudah menyesuaikan diri dilingkungan kerja nanti. Tetapi, IPK juga tidak kalah penting sebagai bukti nyata dalam bidang akademik yang juga akan menjadi tiket untuk mengantarkan kedunia kerja.

Dari hal di atas dapat disimpulkan bahwa, segala sesuatu dapat berjalan dengan baik dan seimbang. Dan itu semua bergantung pada individu masing-masing. Bagimana dan seperti apa hasil yang kita dapatkan adalah bergantung usaha masing-masing. Akan jadi apa kita nanti adalah kita yang menentukannya. Karena sebaik-baiknya seorang pemimpin, adalah ia yang dapat memimpin dirinya sendiri. (SAL)

Keyword(s) :

Komentar

  • Ganesha

    kalo cuma 2.75 mah masih rendah, 3.25 atau 3.5 baru terbaik itu ketua organisasi

  • Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *