Ini Dia Sanksi bagi Penggiat MLM Ilegal di Kampus

Bandung, Students Tel-U – MLM atau Multi Level Marketing baru-baru ini kembali hangat diperbincangkan di segelintir kalangan mahasiswa Telkom University. Pasalnya, oknum-oknum penggiat MLM di kalangan Tel-U terkenal memiliki sifat ‘memaksa’ dalam menjaring anggota baru. Seperti yang dituturkan salah seorang mahasiswa yang enggan disebut namanya, “aku udah bilang gak mau dia tetep paksa.”

Foto: gotriogo.blogspot.com

Foto: gotriogo.blogspot.com

MLM adalah strategi pemasaran berjenjang atau berantai, dimana tenaga penjual tidak hanya mendapatkan kompensasi atas penjualan yang mereka hasilkan, tetapi juga atas hasil penjualan ‘sales’ lain yang mereka rekrut. Dalam MLM, dikenal istilah downline atau upline yang direferensikan hierarki keanggotaan MLM.

Ternyata perihal MLM ini juga diatur dalam Kode Etik Mahasiswa Telkom University  dalam Keputusan Rektor No. KR.069/ORG22/REK.0/2014. Dalam Bab IV Larangan Bagi Mahasiswa Pasal 9, secara garis besar disebutkan larangan-larangan bagi mahasiswa Telkom University.

kr1 kr2Pada poin 9w, disebutkan bahwa larangan ini termasuk “Melakukan kegiatan Multi Level Marketing (MLM) yang ilegal atau merugikan anggota dan pihak lainnya.” Kode Etik Mahasiswa ini dapat secara lengkap diunduh disini.

Merujuk pada Pasal 10b Kode Etik Mahasiswa Universitas Telkom, pelanggaran terhadap poin 9w dikategorikan sebagai pelanggaran sedang yang dapat dikenai sanksi maksimal skorsing selama 4 semester. Hal ini didasarkan pada Petunjuk Pelaksanaan Pemeriksaan dan Pengambilan Keputusan terhadap Pelanggaran Kode Etik oleh Mahasiswa poin 8b yang dapat diunduh disini.

Bagi mahasiswa yang merasa telah dirugikan oleh pebisnis MLM atau terbukti bahwa MLM yang ditawarkan itu illegal, dapat langsung mengadukan hal tersebut kepada Bagian Kemahasiswaan Tel-U untuk selanjutnya diteruskan kepada Komisi Etika.

Yuk, bijak dan teliti terlebih dahulu sebelum bergabung! (arp)

Keyword(s) : , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *