Ibu Pertiwi “Menangis”, Segenap Civitas Akademika Universitas Telkom Gelar Acara Doa Bersama

Bandung, Students Tel-U — Segenap jajaran Civitas Akademika Universitas Telkom terlihat meramaikan area parkir Gedung Kuliah Umum pada jumat (04/10/19) malam. Seluruh yang hadir mengenakan pakaian berwarna putih sesuai dengan dresscode yang sudah diperintahkan. Acara ini merupakan acara doa bersama dalam rangka mewujudkan aksi solidaritas Indonesia damai.

Tak dapat dipungkiri bahwa keadaan Indonesia saat ini sedang tidak kondusif, melihat rentetan peristiwa yang tidak ‘mengenakkan’, mulai dari deretan gempa bumi pada beberapa daerah di Indonesia, kebakaran hutan di Riau, kerusuhan Wamena, dan yang masih hangat di pemberitaan media yaitu gerakan mahasiswa di berbagai daerah untuk menolak RUU KUHP. Semua peristiwa tersebut menggambarkan betapa negeri ini sedang dilanda kesusahan, ibaratnya bisa dikatakan bahwa ‘Ibu pertiwi sedang menangis’. Ditambah dengan respon lembaga kenegaraan yang menjadikan posisi mereka ‘berhadapan’ dengan kita bukannya ‘berdampingan’.

Dilatar belakangi oleh hal tersebut, acara doa bersama pun diadakan sebagai bentuk aksi solidaritas untuk Indonesia damai. “Mari kita bantu dengan kegiatan-kegiatan yang bisa menumbuhkan rasa simpati dan peduli untuk kawan-kawan kita yang kurang beruntung, cara yang paling mudah, efektif, dan efisien adalah dengan doa bersama”, ujar Syukur Sirajuddin selaku Menteri Penalaran Olahraga dan Kerohanian Badan Eksekutif Mahasiwa Universitas Telkom.

(Penampilan dari Telkom University CHOIR)

(Pementasan Drama Teatrikal oleh Teater Titik)

 

Rangkaian acara doa bersama dimulai pada pukul 19.30 WIB dan dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan oleh Presiden BEM Kemahasiswaan Universitas Telkom, Yusuf Sugiyarto, dan sambutan terakhir oleh Rektor Universitas Telkom, Prof. Dr. Adiwijaya, S.Si., M.Si. Setelah sambutan selesai, acara dilanjutkan dengan penampilan dari Telkom University CHOIR yang membawakan lagu hymne Universitas Telkom dan sebuah drama teatrikal oleh Teater Titik. Acara inti doa bersama dimulai setelah penampilan dari Teater Titik.

Doa bersama ini dilakukan bekerja sama dengan seluruh organisasi keagamaan di Universitas Telkom. Satu per satu perwakilan dari mereka maju untuk membawakan doa sesuai agama masing-masing. Salah satu pembaca doa dari Keluarga Mahasiswa Hindu Universitas Telkom, Anak Agung Sri Nandini memaparkan bahwa yang ia lakukan adalah sebuah kegiatan bermanfaat yang bisa disumbangkan untuk mencapai Indonesia yang damai.

Harapan dari adanya acara ini adalah dapat menumbuhkan rasa simpati dan peduli di kalangan Civitas Akademika Universitas Telkom. Bapak Agung Wibisana selaku Staf Direktorat Pengelolaan Mahasiswa juga menambahkan, “Saya berharap untuk teman-teman mahasiswa agar jangan terpengaruh dengan provokasi-provokasi yang ada, kita semua punya harapan lebih pada mahasiswa sebab tunas-tunas bangsa itu lahir dari mahasiswa.” Pada intinya, kita semua selaku masyarakat Indonesia menginginkan agar Indonesia menjadi lebih baik. (ps/kai)

Keyword(s) : , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *