Diklat Badan Pengurus Harian HIMA IF Tel-U 2015

Bandung, Students Tel-U – Himpunan mahasiswa S1 Teknik Informatika (HIMA IF) Tel-U 2015 mengadakan kegiatan Diklat BPH HIMA IF 2015, Jumat (3/4). HIMA IF Tel-U  merupakan himpunan hasil transformasi dari HMIF IT Telkom. Sebelumnya di HMIF IT Telkom merupakan wadah bagi mahasiswa S1 dan D3 Teknik Informatika IT Telkom. Setelah kampus bertransformasi menjadi Universitas, dan terjadi pemisahan maka terbentuklah HIMA IF Tel-U yang merupakan wadah bagi S1 Teknik Informatika saja.

Diklat yang diselenggarakan ini berlangsung di ruang multimedia Learning Center lantai 2 Universitas Telkom. Kegiatan yang diselenggarakan khusus untuk BPH HIMA IF (Badan Pengurus Harian Himpunan mahasiswa S1 Teknik Informatika), pun turut dihadiri oleh mahasiswa umum informatika juga. Acara ini sendiri wajib diikuti oleh anggota BPH. Dalam kegiatan ini HIMA IF mengundang beberapa narasumber yang merupakan alumni dari kepengurusan HMIF sebelum bertransformasi menjadi HIMA IF, diantaranya Muhammad Shiddiq Aziz, Muhammad Fath Besar, Ardian Septa Nugraha, dan Shabran Fauzan Ahmad.

Adapun rangkain kegiatan diklat ini adalah pembahasan AD/ART, GBHO HIMA dan Simulasi sidang LPJ. AD/ART yaitu Anggaran Dasar/Anggaran Dasar Rumah Tangga yang merupakan ketentuan mendasar bagi suatu organisasi yang mengambarkan aspirasi, visi dan misi dari organisasi tersebut. Peran AD/ART sendiri sebagai landasan kerja dan geraknya suatu organisasi. GBHO adalah Garis Besar Haluan Organisasi yaitu tata cata sebuah organisasi dalam penyelanggaraanya harus sesuai dengan garis-garis besar sebagai pernyataan kedendak dari mahasiswanya tersebut secara menyeluruh dan terpadu. Sedangkan LPJ (Laporan Pertanggungjawaban) adalah suatu ikhtisar tentang sesuatu hal yang wajib dipaparkan oleh pelaksana kepada pihak yang menjadi pemberi tugas maupun pengawas.

Kegiatan ini berlangsung dimulai pukul 09 :30 WIB dengan agenda pertama yaitu pembahasan AD/ART yang diisi oleh narasumber. Agenda ini bertujuan agar BPH dalam mengerti landasan hukum apa saja yang termaktup didalam HIMA IF. Dalam agenda ini juga berlangsung tanya jawab dan sharing antara narasumber dengan BPH. “Didalam sebuah himpunan tentu ada struktur yang menjadi bagian dan penggerak dari himpunan tersebut. Meskipun dipandang penting untuk dibuatnya struktur dalam sebuah himpunan, Namun, struktur dari sebuah himpunan sebenernya tidak amat berpengaruh terhadap jalannya kegiatan dalam himpunan tersebut. Karena ini sudah seharunnya menjadi kewajiban dari pengurus untuk dapat bertanggung jawab dan menyadari akan tugasnya masing-masing” ujar Muhammad Shiddiq Aziz, Ketua HMIF 2013.

Agenda kedua dilanjut setelah kegiatan shalat jumat dan makan siang pukul 14 :15. Agenda kedua adalah simulasi sidang laporan pertanggungjawaban program kerja dari masing-masing divisi di HIMA IF 2015 yang dipimpin oleh Irfan Muammar sebagai presidium dan kemudian dihadiri pula oleh BPM IF 2015 (Badan Perwakilan mahasiswa S1 Informatika). Agenda ini bertujuan agar dalam pelaksanaan sebuah program kerja pelaksananya mampu mengdepankan maksud dan tujuan serta indikator keberhasilan dari kegiatan tersebut. Pada agenda ini dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama berakhir pada pukul 15 :30 yang kemudian digunakan untuk pelaksanaan shalat ashar dan dilanjutlakn disesi kedua pada pukul 15 :45. Pada kedua agenda ini juga berlangsung tanya jawab, kritikan dan masukan dari berbagai pihak. Agenda kedua ini pun ditutup dengan penyampaian hasil simulasi sidang oleh Ketua BPM IF 2015, pada pukul 17 :00.

“Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat, apalagi untuk anggota baru didalam kepengurusan. Dengan adanya kegiatan ini saya sebagai salah satu pengurus jadi lebih mendapat arahan. Agar bisa benar-benar merangkul mahasiswa informatikanya sendiri dan membangun HIMA IF ini lebih baik kedepannya. Semoga kegiatan seperti ini dapat dipertahankan” tutur Siti Ratna Swari, anggota BPH ketika diwawancarai mengenai kesan dan pesan kegiatan hari ini.

“Harapannya setelah kegiatan ini, anggota kepengurusan HIMA IF semakin memahami tentang dasar hukum di organisasi. Dan mengerti akan pentingnya birokrasi sehingga terbuka fikirannya untuk menghadapi permasalahan serta mendapatkan solusi untuk pemecahannya. Serta mengasah kemampuan diri agar dapat berfikir dalam kondisi terdesak dan sebagai media pembelajaran dalam melaksanakan siding LPJ kedepannya” ucap M. Abdu Ar Rahman, Ketua HIMA IF 2015. (sal)

Keyword(s) :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *