Bitcoin Sebagai Investasi: Peluang dan Risiko

Bandung, Students Tel-U – Beberapa waktu lalu harga satu Bitcoin lebih tinggi dibandingkan dengan satu ons emas namun saat ini harga satu bitcoin kembali di bawah satu ons emas. Meski tidak menutup kemungkinan kembali harga bitcoin kembali menguat. Bitcoin kini dipertimbangkan sebagai sarana investasi selain emas, saham, reksadana dan lain-lain. Namun, apakah Bitcoin benar-benar menjanjikan dengan segala peluang dan risikonya?

Bitcoin Ilustrasi (1)

Bitcoin Ilustrasi (1)

  • Bagaimana cara mendapatkan Bitcoin ?

Cara termudah untuk dapat memiliki Bitcoin adalah dengan membeli, bisa langsung ke market exchange Bitcoin seperti coinbase.com atau localbitcoins.com. Melalui dua website tersebut penguna dapat memiliki wallet dan dapat membeli Bitcoin langsung, bedanya adalah coinbase membutuhkan kartu kredit untuk transaksi sedangkan localbitcoins dapat membeli melalui penjual yang menyedian transfer bank. Setelah pengguna memiliki Bitcoin dalam wallet-nya kemudian pengguna dapat bertransaksi menggunakan Bitcoin.

Cara kedua adalah dengan mining, namun cara seperti ini lebih sulit dan membutuhkan perjuangan yang cukup berat serta memakan waktu yang lama. Selengkapnya tentang mining Bitcoin dapat dibaca di sini.

  • Peluang (Opportunities)

Harga Bitcoin memang dinamis, namun semakin bertambah besar. Ini memungkinan semua orang yang memiliki atau menyimpan Bitcoin untuk mendapat keuntungan. Memang harga satu Bitcoin cukup mahal ($1161 per 17 Maret 2017) namun Bitcoin dapat dipecah menjadi satuan yang lebih kecil seperti mili, atau micro.

Banyak yang beranggapan bahwa peluang yang ditawarkan oleh Bitcoin ini hanya sekedar “hype” atau sesaat saja, namun setelah hampir tujuh tahun Bitcoin masih bertahan dan masih digunakan untuk bertransaksi hingga kini. Selain itu, dunia juga tengan menuju cashless society, artinya transaksi jual-beli dan lain-lain dilakukan tanpa kehadiran uang fisik, misalnya untuk negara yang sudah maju mulai menggunakan sistem pembayaran mobile yang ada di smartphone, atau metode yang sudah lumrah seperti penggunaan kartu kredit dan e-money dan lain sebagainya. Kemudahan yang ditawarkan Bitcoin dan semakin banyaknya merchant yang menerima Bitcoin juga menjadi faktor yang membuat Bitcoin semakin banyak digunakan sebagai alat pembayaran.

  • Semakin banyaknya pihak yang ingin menyimpan uangnya namun tidak di Bank

Tidak dapat dipungkiri bahwa terkadang Bank menerapkan biaya administrasi yang lebih tinggi dibanding bunga yang kita terima, hal inilah yang mendorong orang-orang yang tidak menyukai bank untuk menggunakan Bitcoin dan semakin membuat Bitcoin populer.

BERLIN, GERMANY-FEBRUARY 15 : In this photo illustration model Bitcoins standing in front of Dollar bills on February 15, 2016 in Berlin, Germany. (Photo Illustration by Thomas Trutschel/Photothek via Getty Images)

BERLIN, GERMANY-FEBRUARY 15 : In this photo illustration model Bitcoins standing in front of Dollar bills on February 15, 2016 in Berlin, Germany. (Photo Illustration by Thomas Trutschel/Photothek via Getty Images)

  • Risiko dan ancaman

Namun, jangan lupa Bitcoin juga memiliki segudang risiko mulai dari rawan peretasan terhadap wallet kita hingga tidak jelasnya regulasi atau aturan di setiap negara. Kita tentu ingat dengan kasus pembobolan terhadap Mtgox yang menyebabkan Bitcoin senilai $460 Juta hilang(Selengkapnya tentang Mtgox : WIRED). Mtgox adalah sebuah market exchange terbesar Bitcoin pada 2013 mengalami pembobolan oleh peretas hingga akhirnya bangkrut.

Belum lagi masalah regulasi yang setiap negara berbeda-beda, contohnya adalah Singapura yang memperbolehkan transaksi menggunakan Bitcoin namun tidak memayungi dengan hukum, artinya bila terjadi pembobolan pemerintah tidak akan menindak bila dilaporkan ke polisi. Tiongkok sendiri belakangan juga memperketat aturan mengenai Bitcoin hingga mempengaruhi harga Bitcoin. Sedangkan pemerintah Indonesia sudah mengeluarkan pernyataan melalui BI pada 6 Februari 2014 yang menyatakan bahwa Bitcoin bukan merupakan alat pembayaran yang sah di Indonesia, meski begitu penggunaan di Indonesia masih banyak dan semakin lumrah.

  • Investasi Bitcoin ?

Bagaimanapun juga Bitcoin boleh dikatakan sebagai salah satu alat pembayaran yang visioner, mudah, dan menjanjikan. Namun dengan segala daya tariknya apakah Bitcoin layak untuk dijadikan investasi ? Jawabannya adalah tergantung, bila anda ragu akan kemanan dan regulasi yang tidak menentu tentu jawabnya tidak, tapi bila anda orang yang suka kemudahan apalagi ketika berada di luar neger serta bisa menjaga keamanan wallet anda dan cermat mengenai masalah kemanan serta tidak mempermasalahkan regulasi maka jawabnya iya.

disadur dari Nasdaq (HRR)

Keyword(s) :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *