Mahasiswa Teknik Tel-U Terkurung digedung Kampus pada Malam Hari?

Bandung, Students Tel-U – Sebelum anda meneruskan membaca artikel ini terlalu dalam. Ada baiknya saya menyarankan anda untuk menyelesaikan tugas-tugas yang harusnya anda kerjakan. Jangan sampai tulisan saya akan menjadi penghambat anda menyelesaikannya. Saya sarankan untuk tidak membaca artikel ini dimalam hari dan anda sedang sendirian.

Sebagai salah satu bagian dari mahasiswa teknik di Telkom University tentunya saya bukan baru saja mendengar hal seperti ini. Apalagi menjadi mahasiswa menuju tingkat akhir, hal seperti ini sudah menjadi konsumsi harian saya. Berfokus pada akademik dan menyeimbangkan dengan berbagai kegiatan organisasi maupun kepanitian tidak membutakan mata saya terhadap hal-hal sekitar, saya harus tetap mengenali situasi lingkungan, apalagi ini adalah lingkungan dimana setiap hari saya melakukan segala macam rutinitas dan tuntutan.

Setelah sebelumnya ditingkat satu saya hanya mendengar ada isu bahwa mahasiswa teknik terkurung di gedung kampus. Dan saya menganggap bahwa itu hanyalah hoax belaka yang dibuat oleh sebagian orang untuk menakut-nakuti atau mendoktrin bahwa “ada sesuatu” dikampus ini, saya menyepelakan hal tersebut. Namun, baru-baru ini tepat ditingkat dua semester empat ini saya benar-benar melihat dan mengalaminya sendiri. Saya memergoki beberapa teman dan kakak tingkat sudah berada dikampus pukul 05 :30 WIT, saat itu saya sedang tidak ada kuliah dan memutuskan untuk jogging disekitar area kampus. Usut punya usut mereka salah satu yang terkurung digedung kampus.

Sebenarnya siapa yang mengurung mereka dikampus? Mengapa mereka bisa terkurung dan tepat dimana mereka terkurung? Hal ini membuat saya agak bergidik ngeri. Setelah beberapa minggu berlalu, saya mendapati jawaban dari isu-isu tersebut.

Ternyata mereka benar terkurung dikampus, bahkan saya sendiri mengalaminya. Begitu banyak tugas dengan jadwal deadline yang berdekatan, mengerjakan tugas kelompok, tuntutan untuk menghadiri berbagai kegiatan dari organisasi dan kepanitian belum lagi jadwal kuliah yang memang terkadang berakhir 06 :10 membuat kami dan khusunya saya sendiri terkurung dikampus hingga malam. Segala kegiatan yang berdekatan jadwalnyalah yang menjadi alasan tersebut. Namun, terkurung dikampus dengan segala fasilitas yang memadai membuat semua yang dikerjakan menjadi lebih mudah. Gedung kuliah, laboratorium, dan tentunya fasilitas internet yang memadai membuat terkurung ini menjadi sebuah hal yang lazim. Meskipun pada dasarnya pihak kampus menetapkan jam malam yang dibantu dikondisikan oleh satpam kampus.

Nah, jadi perlu saya klarifikasi terkurung dikampus yang dimaksud adalah keadaan yang mengharuskan untuk menetap dikampus dikarena berbagai tuntutan dan ataupun kemauan dari mahasiswa itu sendiri. Karena sudah sebuah keharusan bahwa mahasiswa dituntut untuk dapat mengatur waktu dengan baik. Antara kuliah, mengerjakan tugas, organisasi, kepanitian dan lain-lain.

Belum lagi sebagian mahasiswa yang sibuk mengerjakan proyek maupun riset-riset untuk berbagai persiapan perlombaan dan maupun tuntutan tugas akhir. Tapi, tetap perlu diingat bahwa jangan sampai semua hal tersebut berdampak merugikan atau bahkan hingga mengesampingkan kesehatan dan keselamatan diri. Intinya tetap pada jalur yang tepat. Tetap fokus, berprestasi dan berkarya! (SAL)

Keyword(s) :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *