Keempat Direksi PT. XL Axiata Tbk., yang ramai-ramai pensiun dari jabatannya. (foto oleh: Kompas.com)

Baru 4 Hari Menjabat, ‘Direksi’ XL Axiata ini Ramai-ramai Pensiun

Bandung, Students Tel-U – Baru empat hari menjabat sebagai ‘pucuk pimpinan’ di PT. XL Axiata Tbk., para direksi ini langsung ambil langkah untuk mengakhiri masa jabatannya di perusahaan telekomunikasi tersebut. Mulai dari Chief Executive Officer (CEO), Chief Commerce Officer (CMO), Chief Service Management Officer (CSMO), dan Chief Digital Service Officer (CDSO) resmi mengundurkan diri terhitung sejak Jum’at (28/11), padahal baru empat hari mereka menjalankan tugas di XL.

Keempat Direksi PT. XL Axiata Tbk., yang ramai-ramai pensiun dari jabatannya. (foto oleh : Kompas.com)

Keempat Direksi PT. XL Axiata Tbk., yang ramai-ramai pensiun dari jabatannya. (foto oleh : Kompas.com)

Tentu bukan Hasnul Suhaimi dan direksi lainnya yang dimaksud pensiun di sini. Hasnul sendiri masih menjabat sebagai CEO PT. XL Axiata Tbk., hingga beberapa waktu kedepan. Keeempat direksi yang pensiun tersebut adalah mahasiswa yang terpilih dalam program Board of Directors Challenge yang ditantang dan diberi tugas untuk menjalankan perannya sebagai direksi di perusahaan tersebut. Mereka adalah Anthony Soehartono, Hasnan Chatim, Claristy, dan Akhsani Indra Waskita. Keempat mahasiswa tersebut selama empat hari menggantikan tugas dan peran para direksi XL Axiata.

Anthony menggantikan Willem Timmermans sebagai Chief Digital Service Officer, Hasnan menggantikan Ongki Kurniawan sebagai Chief Service Management Officer, dan Claristy menjalankan peran sebagai Rashad Javier Sanchez yang bertindak sebagai Chief Commerce Officer. Sedangkan posisi Hasnul digantikan oleh Akhsani sebagai CEO XL selama 4 hari tersebut.

Pada masa pergantian peran tersebut para mahasiswa ini mendampingi direksi untuk menjalankan tugasnya, mulai dari rapat, menyusun strategi dan sampai menerima penghargaan juga dilakukan mereka. Seperti yang dilakukan Akhsani di Singapura menggantikan Hasnul saat itu. Intensitas dan tekanan pekerjaan yang harus dilakukan mereka sampai membuat keempatnya tidak punya waktu untuk menikmati fasilitas mewah yang disediakan ala jajaran tinggi, seperti menginap di apartemen mewah dan antar jemput menggunakan mobil seharga Rp. 700 Juta.

“Padahal, beban kerja yang harus kami jalani hanya 10 persen dari yang sesungguhnya dilakukan para direktur itu, ” ujar Anthony.

Johnson Chan, Senior Vice President of Business Strategy and Partnership XL Axiata, menegaskan bahwa inisiatif kali pertama ini dilakukan untuk mencari bibit unggul dalam calon kepemimpinan pada masa mendatang. Keempat mahasiswa itu berasal dari Institut Teknologi Bandung, Universitas Gajah Mada, Institute of Business Management, dan Universitas Indonesia ini adalah hasil seleksi ketat yang dilakukan lebih dari 2.000 pendaftar.

“Kami cukup terkejut karena mereka memberikan ide-ide yang bisa diimplementasikan oleh perusahaan, ” ujar Johnson.

Sementara itu seperti yang dikutip dari laman Kompas.com, Claristy juga menuturkan jika dia merasa beruntung bisa berpartisipasi dalam program ini karena mendapatkan pengalaman berharga serta cara berfikir para direktur dalam mengelola perusahaan.

 

(ERF)

Keyword(s) :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *