Aksi Belum Selesai! KEMA Tel-U Ajukan Forum Terbuka

Bandung, Students Tel-U – Perhelatan terkait tiga tuntutan mahasiswa; Cabut SK Rektor No. KR 493/AKD16/UAA/2016, libatkan mahasiswa dalam mengambil kebijakan yang terkait langsung dengan mahasiswa dan transparansi anggaran, antara massa aksi damai yang tergabung dalam Keluarga Mahasiswa Telkom University dengan pihak rektorat Telkom University yang dimulai sejak pukul 09.50 WIB hingga 15.30 WIB, masih belum mencapai titik mufakat.

Aksi damai Kema Telkom University | Foto : FSY

Aksi damai Kema Telkom University | Foto : FSY

Meski sebelumnya pihak rektorat yang diwakili oleh Wakil Rektor IV, Yahya Arwiyah dan Andijoko telah menemui massa di depan Gedung Bangkit (Learning Center) dan melakukan dialog pada pukul 13.00 WIB, pernyataan yang dilontarkan dari pihak rektorat, belum dapat memuaskan dan menjawab seluruh tuntutan yang diajukan mahasiswa dalam aksi hari ini. Massa menolak solusi yang ditawarkan pihak rektorat berupa perundingan lanjutan yang diwakili oleh beberapa perwakilan saja, menimbang dua kali hasil mediasi sebelumnya tidak menghasilkan bukti nyata terhadap tuntutan yang diajukan. Massa terus mendorong agar tiga tuntutan tersebut dapat dipastikan hasilnya hari ini,  Rabu (29/03), didepan para demonstran.

Yahya Arwiyah dan Andijoko Tjahjono saat menemui massa aksi damai Kema Telkom University | Foto : FSY

Yahya Arwiyah dan Andijoko Tjahjono saat menemui massa aksi damai Kema Telkom University | Foto : FSY

Menanggapi tekanan tuntutan berupa pencabutan SK yang harus diselesaikan saat itu juga, Wakil Rektor VI berujar, “Kalau kalian minta SK langsung dicabut, itu gak bisa. Kewenangan itu ada prosesnya, ditunggu sajalah. Nanti kita evaluasi lagi. Janji itu tidak bisa langsung dipenuhi.”

Karena ketidakpuasan terhadap tanggapan yang diberi rektorat, massa aksi demo damai terus mendesak solusi kepada pihak rektorat untuk membahas tiga tuntutan ini dalam forum terbuka yang dihadiri oleh seluruh pihak rektorat dan Kema Tel-U, bukan hanya perwakilan yang ditunjuk. Jika permintaan ini tak kunjung digubris oleh pihak rektorat, massa aksi demo damai berjanji akan segera menggerakan masa yang lebih besar lagi pada aksi selanjutnya.

Aksi sholat berjamaah di depan rektorat | Foto : FSY

Aksi sholat berjamaah di depan rektorat | Foto : FSY

Namun beberapa mahasiswa mulai beropini menanggapi aksi demo damai hari ini. Menurut mereka, apabila jalur demo yang ditempuh tidak mampu memberikan hasil konkrit, masih banyak cara yang lebih kreatif dan efektif yang bisa dilakukan. Salah satunya adalah membuat dan menyebarkan petisi, menggencarkan sindirian halus melalui berbagai media, melobi pihak dalam, dan banyak lagi. (baca juga : Ironi Aksi Damai Tolak SK Rektor)

Setelah aksi ini, akan ada aksi lanjutan berikutnya yang kemungkinan besar dilaksanakan pada Selasa (04/04) mendatang. (AUL/WAP)

Keyword(s) : , ,

Komentar

  • I am really impressed with your writing abilities as smartly as with the layout for your blog. Is that this a paid subject or did you customize it your self? Either way keep up the excellent quality writing, it is uncommon to peer a nice blog like this one these days..
    http://www.sexybang.top/
    http://www.notbred.com/
    http://noreferer.win/
    http://choisehelper.tumblr.com/

  • Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *