AADK – Ada Apa Dengan Keamanan?

Bandung, Students Tel – U – Akhir-akhir ini mahasiswa pengguna kendaraan roda dua pastilah mengetahui jika penggunaan kartu parkir tidak lagi diterapkan. Saat ini syarat kendaraan motor untuk keluar dari area parkir dengan melalui pengecekan STNK. Penerapan sistem cek STNK ini sempat menjadi bahan diskusi ringan di kalangan mahasiswa. Ada yang mengatakan “pake STNK malah jadi tambah macet ya.” “Kayaknya STNKnya gak bener2 di cek deh ” “Mungkin kartunya banyak yang hilang.” Hal inilah yang membuat kami tergerak untuk menanyakan langsung permasalahan STNK beserta permasalahan keamanan lainnya ke Petugas keamanan yang berjaga.

29439

Pertama, alasan dari penerapan sistem cek STNK ini adalah untuk meminimalisasi angka kehilangan kendaraan bermotor di lingkungan kampus. Pihak Satpam menyadari bahwa saat ini yang masuk ke lingkungan kampus Telkom University tidak hanya mahasiswa dan karyawan kampus tetapi juga masyarakat umum. Namun, kami juga melihat beberapa mahasiswa yang tidak membawa STNK, dan sebagai gantinya hanya menunjukkan KTM, dimana ini tidak menunjukkan bukti otentik kendaraan yang dikendarai adalah milik yang bersangkutan. Apakah sistem ini menunjukkan peningkatan keamanan atau malah penurunan? Lalu alasan kedua adalah benar bahwa kartu parkir yang disediakan lama kelamaan semakin menipis jumlahnya karena oknum yang gemar mengoleksi kartu parkir. Lalu kami pun menanyakan beberapa pertanyaan terkait sistem STNK. Apakah saat masuk semester depan sistem STNK ini masih di berlakukan? Lalu, apakah tidak ada penerapan sistem lain yang lebih dirasa efisien juga aman?

“Sampai saat ini belum ada informasi mengenai sistem parkir di semester depan. Apabila sampai semester depan tidak ada instruksi mengenai sistem baru, sistem cek STNK masih akan diterapkan. Namun  harapan saya pihak kampus bisa menerapkan sistem auto parking untuk parkiran motor seperti yang sudah diterapkan di kampus-kampus lain, sehingga kami para satpam bisa lebih optimal untuk patroli menjaga keamanan kendaraan ketimbang hanya mengecek STNK satu persatu.” ujar pak Fikri, salah satu Satpam yang bertugas saat itu.

Kemudian kami pun menanyakan juga terkait permasalahan jumlah personil keamanan yang bertugas, pos jaga motor yang kosong, kenyamanan bekerja petugas, dan CCTV yang sering mati. Jawaban mengenai permasalahan diatas adalah sebagai berikut:

  1. Jumlah personil keamanan saat ini masih dirasa sangat kurang. Untuk bulan mei ini saja personil yang bertugas malah berkurang dari 12 personil menjadi 9 personil. 9 personil ini pun dibagi menjadi beberapa shift. Setiap shiftnya, pos utama parkir hanya di isi oleh 1 petugas parkir dan 1-2 personil keamanan saja. Padahal setiap harinya ada ratusan motor yang harus di jaga.
  2. Mengenai pos jaga yang tidak terpakai, satpam secara jujur mengatakan bahwa ini akibat dari kurangnya personil. Mereka merasa harus bekerja ekstra untuk melakukan pengecekan STNK dan patroli dalam setiap shiftnya. Sehingga tidak ada waktu untuk diam di pos jaga kendaraan yang kemudian menjadi terbengkalai.29438
  3. Permasalahan terkait CCTV. Saat ini CCTV yang beroperasi di luar gedung masih dirasa sangat kurang. Terlebih yang terpasang saat ini sebagian besar mati. Ini dikarenakan cuaca ekstrim yang membuat beberapa CCTV rusak. Padahal CCTV seharusnya dapat menjadi salah satu hal terpenting dalam pengawasan keamanan di lingkungan kampus.

29437

Apabila dilihat dari hasil diatas, kesimpulannya adalah bahwa keamanan di lingkungan kampus khususnya pada area parkir masih belum optimal dan jauh dari kata aman juga nyaman. Baik dari segi teknis maupun non teknis. Masih manualnya sistem parkir motor, kurangnya CCTV, kosongnya pos jaga, dan ketidak nyamanan para petugas dalam bekerja menjadi beberapa bukti kurangnya sistem keamanan di kampus ini. Sudah seharusnya perbaikan sistem keamanan menjadi salah satu fokus utama kampus, mengingat keamanan adalah hal yang riskan untuk mahasiswa sampai masyarakat umum.

Apa yang sudah dilakukan pihak kampus saat ini terhadap sistem keamanan kampus disaat gedung gedung baru malah terus dibangun? Selama ini apakah kamu sudah merasakan keamanan dan kenyamanan dalam sistem keamanan kampus?
Lantas, bagaimana tanggapanmu mengenai jawaban dari pihak-pihak yang berhubungan dengan masalah keamanan Dan CCTV?

Terkait bagaimana tindakan dari pihak kampus mengenai isu keamanan ini akan segera kami publish di artikel mendatang.

Sumber: BEM FEB PRIME

Keyword(s) : , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *