Telkom University Choir Raih Kemenangan di Soegijapranata Choral Festival 2018

Bandung, Students Tel-U – Telkom University Choir memang sudah tidak diragukan lagi kehebatannya dalam meraih prestasi. Pasalnya, Telkom University Choir telah banyak memenangkan kompetisi-kompetisi nasional maupun internasional. Dalam kompetisi internasional di dalam negeri bertajuk Soegijapranata Choral Festival 2018 pada 6-9 September 2018 di Auditorium Gedung Albertus, Universitas Katolik Soegijapranata, Semarang, Telkom University Choir kembali mengharumkan nama kampus.

Telkom University Choir mengikuti 3 kategori yaitu Sacred Music, Mixed Choir, dan Folklore. Pada kategori Sacred Music Telkom University Choir membawakan 3 buah repertoire sakra dari berbagai zaman yaitu Exultate Deo (Palestrina) dari zaman renaissance, Heilig (Mendelssohn) dari zaman romantic, dan Gloria Patri (Budi Susanto Yohanes) dari zaman kontemporer. Pada kategori Mixed Choir Telkom University Choir membawakan lagu Fajar dan Senja II (Ken Steven), Napadly Pisne (Antonin Dvorak), dan Gaur Akelarre (Josu Elberdin). Pada kategori Folklore Telkom University Choir mengangkat kebudayaan Papua dengan menggunakan pakaian daerah Papua serta membawakan lagu Yamko Rambe Yamko (arr. Agustinus Bambang Jusana) dan lagu Benggong dari daerah Manggarai (arr. Ken Steven).

 

Prestasi yang berhasil diraih oleh Telkom University Choir dalam kompetisi ini yaitu:

  • Gold Medal – Folklore (Category Winner)
  • Gold Medal – Sacred Music
  • Gold Medal – Mixed Choir
  • Best Program in Mixed Choir
  • 2nd Runeer Up Grand Prix (Juara umum ke-3 dari 48 paduan suara)

Dalam kategori Folklore, Telkom University Choir meraih skor tertinggi yaitu 88.85. Dengan adanya prestasi tersebut semoga Telkom University Choir semakin menjadi paduan suara yang berkembang dan berprestasi di kancah nasional maupun internasional.

“Tentunya senang sekali bisa menang di kompetisi internasional ini. Menurutku ini adalah kompetisi yang paling berat yang pernah diikuti oleh Telkom University Choir. Lawannya susah susah banget dan mereka bagus semua. Kita sampai nangis juga,” tutur Evelyn Septia, salah satu anggota Telkom University Choir.

Soegijapranata Choral Festival 2018 merupakan lomba pertama yang bertaraf internasional dan diselenggarakan oleh Gratia Choir Universitas Katolik Soegijapranata, dengan juri yang memiliki kualitas internasional pula. Juri-juri tersebut antara lain adalah Agastya Rama Listya (Indonesia), Budi Susanto Yohanes (Indonesia), Avip Priatna (Indonesia), Mark Anthony Carpio (Philippines), dan Dr. Masashi Kishimoto (Jepang).

Telkom University Choir yang terbiasa untuk menang di berbagai kategori ini berharap agar bisa lebih berprestasi lagi, semakin jaya dan semakin di kenal baik tidak hanya di Indonesia, tapi juga di kancah internasional.

Dalam kompetisi kali ini, Telkom University Choir bertanding dengan 48 paduan suara lainnya dimana salah satunya ada peserta dari Filipina yaitu Xavier University Glee Club. Ketiga kategori yang diikuti oleh Telkom University Choir berhasil terpilih menjadi peserta pada babak Grand Prix yang bersaing dengan 8 paduan suara lainnya yaitu Angelus Voice (SD PL Bernardus Semarang), Domsav Choir (SMP PL Domenico Savio Semarang), Viva Brio Choir (SMAN 1 Salatiga), Voca Erudita serta Voca Erudita Female Choir (Universitas Sebelas Maret Surakarta), Diponegoro University Choir, PSM Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya, dan Administratio Choir (Universitas Brawijaya Fakultas Ilmu Administrasi). (WAP/KAS)

Keyword(s) : ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *