Apa Kata Mereka tentang IPK?

Ditulis oleh: Inas Muthia

S1 Sistem Informasi 2016

Semester genap perkuliahan telah berakhir. Sebagian besar mahasiswa Universitas Telkom sudah dapat melihat grafik Indeks Prestasi Kumulatif (IPK). Beragam hasil akademik menimbulkan tanggapan yang beragam pula. Ada yang senang karena nilainya naik, ada pula yang mencoba menerima ketika nilai menurun. Bagaimana tanggapan teman-teman berikut mengenai IPK? (Baca juga: Cari Tau Seputar IP dan IPK Telkom University)

1. Hebert Nico – S1 Teknik Elektro 2016

“Buat gue, nilai bukan segalanya. Tapi bukannya nggak penting. IPK diperlukan untuk memperindah CV. Biasanya, denger-denger nih, kalo di HRD itu kan berkas lamaran menumpuk, jadi mereka seleksi pertama kali dari IPKnya. Untuk semester ini IPK gue ya lumayanlah. Pesan dari gue, jangan jadikan IPK sebagai patokan. Kuliah yang dikejar itu ilmunya. Kalau kalian emang rajin dan tekun buat ngejar ilmu, nilai pasti secara ga langsung ngikutin hasil belajar kalian. Ya jadi, kalau IPK kalian rendah mungkin cara belajar kalian ada yang perlu diperbaiki.”

2. Brandon – S1 Sistem Informasi 2016

“Bagi gua, IPK itu penting sih. Cuma tergantung orangnya juga. Kalau masa depannya memastikan ya nggak penting IPKnya. Contoh masa depan yang memastikan tuh nerusin pekerjaan orang tua kalau udah lulus nanti. IPK gua lumayan bagus semester ini, hampir mendekati target. Pesan dari gua ikutin aja perkuliahan. Susah atau egganya hadepin aja. Kalau kuliah dibikin pusing nanti bakal stress sendiri dan malah bisa memperparah IPK.”

3. Geigo Sakayudha – S1 Desain Komunikasi Visual 2016

“IPK itu penting. Ngga bisa naif juga yang awalnya koar-koar IPK itu ga terlalu penting, nanti ketika kita kerja, bakal nyadar itu bukanlah soal angka aja namun IPK menunjukkan kompetensi kemampuan kita. Jadi, untuk yang merasa IPKnya rendah tapi masih pede soal hari besok, pikir-pikir lagi apakah kemampuanmu sendiri bisa digunakan atau tidak untuk suatu saat.”

4. Dyah Elok Marlinda Pangestika – S1 Ilmu Komunikasi 2014

“IPK itu penting banget karena menunjukkan kualitas kita secara akademik, dan bentuk pertanggung jawaban ke orang tua. Jadi harus semaksimal mungkin. Tapi kuliah jangan cuma ngejar IPK. Harus dibarengi dengan kegiatan lain yang menunjang softskill karena mahasiswa yang berkualitas ngga cuma bagus tentang IPK tapi punya softskill yang mumpuni.”

5. Syaza Sauqina – S1 MBTI 2015

“Menurut aku, IPK itu penting. Sangat penting malah. Karena dengan IPK kita bisa bertahan di dunia perkuliahan. Kita juga bisa nargetin kapan kita lulus dan bisa ngajuin beasiswa biar ga ngerepotin orang tua. IPK memang bukan segalanya, tapi bukan berarti bisa dianggap remeh. Raih nilai sesuai dengan kemampuan kamu. Jika menurutmu itu udah yang terbaik, kamu akan tau kemana arah selanjutnya untuk terus terus meningkatkan diri kamu.”

Kawan-kawan, berapapun hasil akademikmu semester ini, ambil hikmah di baliknya. Mantapkan diri untuk terus termotivasi meraih mimpi yang kamu inginkan. Karena hidup itu sejatinya terus belajar. Tetap semangat!

Editor: KAS

Keyword(s) : ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *